.::KAJIAN EMPAT PULUH DELAPAN: Fitnah Akhir Zaman 7::.

Oleh: Ustadz Abdul Hakim.

Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan kembali kajian kita tentang Fitnah Akhir Zaman.

  1. Nanti pada umat Rasulullah akan muncul kembali banyak kesyirikan.

Rasulullah SAW bersabda: Kiamat belum akan terjadi sampai nanti sebagian daripada umatku mengikuti orang-orang musyrik dan juga akan kembali menyembah berhala.

Ini Rasulullah SAW ucapkan 1400 tahun yang lalu, padahal Rasulullah ketika futtuh Mekkah pada tahun ke 8 Hijriyah, dahulu waktu ketika berada di Kota Mekah Rasulullah pernah hendak memasuki Ka’bah, tetapi oleh sang pemegang kunci Ka’bah yang bernama Usman bin Tholhah maka Rasulullah dicegat olehnya, dan pada saat itu Rasulullah mengatakan wahai Tolhah ketahuilah Pada suatu hari nanti kunci yang ada di tanganmu itu akan berada di tanganku.

Maka ketika Fathuh Makkah Rasulullah masuk dan berjalan menuju Ka’bah kemudian Rasul menyuruh Ali untuk mencari Utsman bin Tolhah, maka dibawalah ke hadapan Rasulullah, kemudian Rasulullah mengatakan Bagaimana Utsman bin Tolhah apa yang saya katakan dahulu sudah jadi kenyataan.

Maka setelah Rasulullah menguasai kota Makkah Apa pekerjaan yang pertama kali dilakukan oleh Rasulullah? Yaitu menghancurkan semua patung-patung yang ada di sekitar Ka’bah. Maka setelah Rasul menghancurkan seluruh patun-patung maka Rasul melaksanakan shalat sunat dua rakaat kemudian setelah itu Rasul keluar untuk memberikan amnesti umum kepada kaum musyrikin.

Setelah Rasulullah menyampaikan pidato maka berbondong-bondong orang-orang musyrik masuk Islam, bahkan yang tadinya sembunyi sampai keluar semua untuk masuk Islam. Maka ketika itu Allah SWT menurunkan sebuah surat yaitu surat An-Nasr ayat 1-3:

Artinya:

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji tuhanmu dan mohonlah ampun kepadanya. Sesungguhnya Dia adalah maha penerima tobat. (QS An-Nasr: 1-3)

Ayat itu turun berkenaan dengan peristiwa itu. Rasulullah mengucapkan hadits ini dalam kondisi berhala sudah dibabat semua, kesyirikan sudah musnah semua, tetapi Rasulullah katakan bahwa nanti kesyirikan itu akan kembali melanda umatnya dan itu terjadi setelah Rasulullah wafat.

Setelah Nabi meninggal maka mulailah muncul kembali kemusyrikan dan sebagian kaum muslimin itu sudah kembali murtad. Banyak kaum muslimin yang kembali menyembah berhala. Keadaan seperti itu terus berlanjut sampai beberapa ratus tahun kebawah sampai muncullah Mujadid yang bernama Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab yang membantah kesyirikan, itupun beliau melihat secara nyata kesyirikan yang dilakukan oleh orang-orang pada saat itu.

Maka beliau memberantas kesyirikan serta mendakwahkan dakwah tauhid sampai akhirnya kesirikan itu sedikit demi sedikit akhirnya musnah, tetapi untuk menghilangkan sama sekali tidak bisa. Bahkan mereka sudah selamat dari syirik kubur, selamat daripada syirik pohon, tetapi ada satu syirik yang masih menjadi peninggalan sampai hari ini yaitu syirik hukum, ini yang sulit untuk dihilangkan. Kesirikan itu sudah terjadi pada hari ini dengan nyata.

  1. Ilmu akan diangkat dan merajalelanya kebodohan.

Bagaimana caranya ilmu itu berkurang sampai nanti nya ilmu itu menjadi hilang? Rasulullah SAW bersabda: Allah tidak akan mencabut ilmu dari dada seseorang itu begitu saja, tetapi dengan jalan Allah mewafatkan ulama.

Ulama yang jujur, yang ikhlas, yang hanya takut kepada Allah, mereka itu satu-persatu mulai diwafatkan. Tetapi zaman sekarang ulama-ulama yang jujur sudah hampir habis jumlahnya, kalaupun ada ya tinggal beberapa orang saja itupun mulutnya sudah dibungkam.

Ulama diwafatkan sehingga ketika ulama sudah tidak ada maka manusia mengangkat pemimpin-pemimpin dari kalangan mereka yaitu orang-orang yang bodoh. Kemudian orang-orang bodoh ini ditanya oleh orang kemudian orang bodoh ini mengeluarkan fatwa tanpa ilmu, maka jadilah dia sesat dan menyesatkan orang banyak.

Kalau orang awam berbicara maka dia tidak akan diikuti oleh orang, tetapi kalau ulama yang berbicara salah maka satu gerbong sesat semua.

Kemudian merajalelanya zina, khamar, perempuan lebih banyak daripada laki-laki sehingga nanti perbandingannya lima puluh berbanding satu. Yang ini memiliki dua makna yaitu makna yang hakiki atau makna yang sebenarnya yaitu memang benar belakangan ini kenyataan membuktikan bayi yang lahir itu lebih banyak perempuannya. Sedangkan makna majasinya yaitu hari ini banyak laki laki yang punya mental seperti wanita, kalau ada lima puluh laki-laki maka yang punya mental laki-laki adalah hanya satu orang.

  1. Orang yang berpegang teguh kepada Islam ini mereka ibarat orang-orang yang menggenggam bara api.

Rasulullah SAW bersabda: Akan muncul suatu zaman nanti dimana orang yang berpegang teguh kepada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.

Inilah saatnya kalau kita semua berislam dengan benar dan betul-betul ingin mengikuti kehendak Allah dan Rasul maka kita pasti akan mendapatkan cemoohan, hinaan, ejekan, fitnahan, ancaman, bahkan intimidasi, mulai dari perkara-perkara yang ringan seperti masalah pakaian sehari-hari, jenggot, dan lainnya.

Padahal kita ini ingin menegakkan sunnah, ingin menegakkan syariat Allah. Orang sekarang ini melihat orang ingin berislam dengan benar maka terbalik matanya, pikirannya, macam-macam hasutan serta fitnah, sehingga sampai pada fitnah hari ini yaitu terorisme.

Memang ini sengaja diisukan oleh orang-orang kafir karena mereka tahu masa depan itu hanya ada di tangan orang-orang Islam. Jendral-jendral kafir itu mereka sekarang sedang mencari jalan bagaimana cara untuk membendung kesadaran kaum muslimin pada hari ini melalui pendekatan-pendekatan lewat ulama-ulama yang jenggotnya panjang.

Jadi ketika kita pegang Islam ini dengan rapat-rapat pasti akan ada yang sakit, pahit, tetapi nggak apa-apa pegang saja biar melepuh tangan itu karena nanti akan menjadi saksi dihadapan Allah SWT. Kita beribadah makin banyak yang ngejek, cemooh, maka makin tinggi nilainya, karena ibadah yang aman dengan ibadah yang banyak cobaannya akan beda nilainya, sepanjang kita sudah berusaha untuk lurus dan mencari tahu kebenaran. Quran dan sunnah kita pegang erat-erat.

Orang yang oleh Allah diberi kehormatan untuk bisa mengusung Islam diakhir zaman yaitu orang-orang yang hidupnya di tengah banyak kerusakan, sekelompok kecil yaitu orang-orang yang shaleh yang hidup di mayoritas orang-orang yang rusak, dimana yang menolong dan mendukung mereka lebih sedikit daripada yang memusuhi, Inilah yang disebut generasi ghuraba, generasi inilah nantinya yang akan membawa bendera Islam.

Download Mp3 Disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s