.::KAJIAN KE EMPAT PULUH ENAM: Fitnah Akhir Zaman 5::.

Oleh: Ustadz Abdul Hakim.

Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan kembali kajian kita tentang Fitnah Akhir Zaman. Kemarin kita sudah membahas tiga tanda-tandanya yaitu diutusnya Rasul,wafatnya Rasul dan penaklukan Baitul Maqdis atau Palestina. Itu adalah penaklukan yang pertama, karena nanti di akhir zaman akan ada penaklukan untuk yang kedua kali.

Kita akan melanjutkan kembali tanda-tanda kiamat.

4. Munculnya berbagai fitnah.

Akan muncul berbagai fitnah susun-menyusun, fitnah ini maknanya kerusakan-kerusakan yang menjadi ujian bagi kaum muslimin nanti, Rasulullah SAW bersabda: Pada saat fitnah-fitnah itu muncul orang yang duduk itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada orang yang jalan, orang yang jalan lebih baik daripada orang yang berlari”.

Apa maknanya? Ketika fitnah itu terjadi maka sebaik baik sikap kata Rasulullah dalam hadits itu yaitu mengambil sikap sabar, Rasulullah mengatakan ketika fitnah itu datang maka bersikaplah kamu seperti sikapnya seorang anak adam, yaitu maknanya sikap sabar itu menjadi yang terbaik.

Setelah Rasulullah wafat maka apa yang dikatakan oleh Rasulullah itu benar adanya. Umar bin Khattab pada suatu hari ketika menjadi khalifah, Umar sedang duduk duduk bersama para sahabat-sahabat Rasulullah kemudian Umar bertanya kepada para sahabat yang ada dalam majelis itu, adakah kalian yang mengingat hadits Rasulullah SAW tentang fitnah yang dimana dahsyatnya fitnah itu seperti gelombang?

Maka sahabat mengatakan saya ingat wahai Amirul mukminin, akan tetapi antara kaum muslimin dan fitnah itu dibatasi oleh satu pintu, kemudian Umar bertanya apakah pintu itu nanti akan terbuka? Pintu itu bukan saja terbuka, tapi pintu itu nanti akan didobrak.

Salah satu sahabat yang mendengar ini, kemudian setelah berpisah dia mendatangi Hudzaifah ibnul yaman, dia penasaran tentang pintu yang terbuka tadi, maka akhirnyadia bertanya kepada Hudzaifah. Antara fitnah dan kaum muslimin itu ada satu pintu dan pintu itu akan didobrak, maka siapakah pintu itu? Pintu itu tidak lain adalah Umar bin Khattab.

Maka apa yang dikatakan oleh Rasulullah itu benar adanya, setelah Umar meninggal maka mulailah muncul fitnah, kenapa bisa muncul fitnah? karena pada zaman Umar umat Islam itu belum berselisih, belum terpecah-belah, maka setelah Umar wafat barulah umat Islam terpecah-belah yaitu dimulai ketika pengangkatan khalifah setelah Umar dimana ada yang mengusulkan Ali ada yang mengusulkan Utsman.

Ketika perselisihan itu makin memuncak, maka pada saat itulah dimanfaatkan oleh orang kafir Yahudi yang bernama Abdullah bin Saba’ yang datang dari Mesir karena ia mendengar ada kekisruhan, karena dia memang sudah punya rencana, karenadia adalah generasinya Abdullah bin Ubay yaitu orang-orang munafik, dia pura-pura masuk Islam dan datang ke Madinah.

Kemudian dia membikin trik-trik menghasut kiri dan kanan sampai akhirnya terjadi pembunuhan terhadap Utsman, pihak Utsman menyangka yang telah membunuh ini adalah pihak Ali. dan sebelumnya Utsman mengatakan kepada orang-orang yang akan membelanya sebelumnya dia meningga, kalau ada apa apa dengan saya janganlah kalian membalas, karena mereka tahu orang orang yang mendukung Ali tidak terlibat dalam permusuhan itu, dan memang karena ada orang-orang yang ketiga yaitu Abdullah bin Saba.

Terbunuhnya Utsman itu adalah fitnah pertama yang muncul setelah pintu itu terbuka. Setelah terjadinya pembunuhan kterhadap Utsman, maka muncul lagi fitnah yang kedua yaitu terjadinya perang zamal atau perang unta, dimana Aisyah yang didukung oleh Tolhah dan Zubair akhirnya sampai berperang melawan Sayyidina Ali.

Korban yang berjatuhan menjadi banyak sampai akhirnya Aisyah tersadar pada suatu hari karena memang Rasulullah pernah mengatakan pada suatu nanti engkau akan melakukan suatu kesalahan dan terbukti kamu melakukan kesalahan, engkau akan keluar kemudian di kanan kiri mu ada anjing yang menggonggong.

Maka ketika peristiwa itu dialami oleh Aisyah pada suatu malam Aisyah keluar kemudian dilonglong oleh anjing. Maka pada saat itu dia mengakui dalam posisi yang salah dan bertobat kemudian akhirnya berdamai dengan Ali, tetapi oleh Ali dia diperlakukan dengan hormat.

Kemudian muncul lagi fitnah perang shiffin yaitu antara Muawiyah melawan Ali, yang dimana Muawiyah cemburu dengan kepemimpinan Ali, dia dipecat dari gubernur di Mesir sehingga dia membelot dan memberontak kepada Ali.

Kemudian terjadi lagi fitnah yaitu cucu daripada Rasulullah yaitu Hussain dibantai dan dipenggal di Karbala dan kepalanya dipakai untuk main bola oleh orang orangnya Yazid bin Muawiyah.

Kemudian muncul lagi fitnah yaitu salah seorang khalifah dari bani Abbas yang mengatakan bahwa Qur’an itu adalah makhluk, sehingga ketika itu ulama-ulama mempunyai dua sikap, sebagiannya itu diam tidak berani ngomong dan sebagiannya lagi berani menjawab. Dan yang paling gettol waktu itu untuk menjawab adalah Imam Ahmad sehingga beliau waktu itu ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara sampai masa khalifah ketiga.

Kemudian munculnya fitnah di timur. Rasulullah pernah mengatakan di depan para sahabat sambil menghadap ke timur sambil menunjuk, fitnah itu akan datang dari arah timur, munculnya fitnah akan muncul dari arah timur. Seorang ulama ahli hadits Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa yang dimaksud fitnah muncul dari arah timur itu adalah munculnya dari negeri Irak dan Parsi.

Dari arah timur negeri Irak dan Parsi dimana disitulah awal muncul perselisihan dari kaum muslimin termasuk awal munculnya kelompok-kelompok besar. Bahkan di zaman Rasulullah satu kelompok itu sudah muncul, yaitu munculnya kelompok induknya bid’ah, induknya firqoh-firqoh besar.

Dari dua negeri ini yang paling banyak muncul dari irak adala khawarij, Mu’tazilah, Qodariyah, dan dari Parsi adalam munculnya Majusi, Hindu, maka ketika perselisihan itu muncul oleh kelompok-kelompok besar itu, maka itulah yang membuat setan itu menjadi senang.

Itu sudah terjadi dan masih terjadi fitnah itu sampai sekarang, dan masih akan terjadi, sehingga Rasulullah mengatakan nanti ketika itu terjadi orang itu mempertahankan iman Islam yang benar itu sehari semalam saja tidak sanggup.

Dimana Rasulullah bersabda: Nanti ketika kamu melihat orang-orang sudah memperturutkan kebakhilan, ketika akhir zaman hawa nafsu menjadi ikutan, dunia menjadi tujuan akhirnya, kalau itu sudah terjadi maka hati-hati, bila perlu kalau sudah rusak seperti itu maka tinggalkanlah orang-orang awam itu karena nanti akan muncul sebuah fitnah yang gelap seperti malam yang gelap gulita, dimana paginya orang beriman sorenya sudah menjadi kufur, sorenya beriman paginya menjadi kufur lagi. Kalau keadaan sudah seperti itu dan masih ada dari umatku yang berpegang teguh dengan kebenaran di tengah rusaknya keadaan, maka dia akan mendapatkan pahala lima puluh kali lipat dari pahanya kalian, maka para shahabat kaget mungkin limapuluh kali lipatnya mereka ya Rasulullah, maka Rasulullah mengatakan tidak, tetapi limapuluh kali lipatnya kalian. Karena apa? Kalian bisa lurus, bisa istiqomah karena ada aku bersamamu dan keadaan menolongmu, sedangkan umatku mereka dikepung oleh kerusakan, mereka hidup di tengah kerusakan tapi dia masih tetap berdiri di atas jalan yang benar, keadaan disekelilingnya rusak tetapi dia bertahan di atas al-haq, maka wajar orang-orang seperti ini mendapatkan pahala lima puluh kali lipat dari para shahabat.

5. Munculnya penyakit tha’un.

Inipun dijelaskan oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani bahwa di zaman Umar setelah Palestina ditaklukkan maka muncullah wabah penyakit ini dan penyakit itu sangat parah, wabah yang mematikan dan korbannya waktu itu mencapai angka 25 ribu orang meninggal termasuk salah satu sahabat besar juga jadi korban yaitu Abu Ubaidah bin Zarroh.

5. Muncul orang orang yang mengaku sebagai Nabi.

Rasulullah SAW Barsabda yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri: Akan muncul tigapuluh pendusta dari umatku, masing masing mereka mengaku Nabi, kemudian di matan hadits yang lain “Kiamat itu belum akan terjadi sampai nanti muncul tigapuluh pendusta dan pendusta yang terakhir tiada lain adalah Dajjal si mata satu”.

Di zaman Rasululloh saja itu sudah ada beberapa pendusta yang pernah mengaku sebagai Nabi, padahal kata Rasulullah tidak ada nabi lagi setelah diriku. ini pun telah terjadi dan di zaman kitapun telah terjadi munculnya nabi-nabi palsu.

Download Mp3 Disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s