.::KAJIAN KE EMPAT PULUH EMPAT: Fitnah Akhir Zaman 3::.

Oleh: Ustadz Abdul Hakim.

Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan kembali pengajian kita tentang Fitnah Akhir Zaman. Adapun tentang kiamat dan tanda-tandanya ini sikap manusia terbagi menjadi 3:

1. Manusia yang benar-benar dia meyakini, dia yakin seyakin-yakinnya dengan dalil-dalil dan nash-nash yang ada tentang kiamat dan tanda-tandanya. Dia yakin akan tanda-tanda besar dan tanda-tanda kecilnya. Kelompok pertama ini pun terbagi menjadi tiga golongan yaitu:

a) Kelompok yang dia yakin tentang itu, tetapi sebatas dia hanya menerjemahkan dan meriwayatkan saja. Dia tidak bisa mengaktualisasikan dalam kehidupannya, tetapi hanya sebatas membicarakannya seolah-olah dia sedang bercerita, padahal Hadits-hadits tentang peristiwa terjadinya hari kiamat dan fitnah-fitnah itu merupakan satu pesan yang sangat dalam dari Rasulullah yang bagi orang yang mengetahui dengan pemahaman yang benar.

Pesan-pesan itu paling tidak akan menjadi pegangan hidupnya dalam menghidupi kehidupan di akhir zaman, di mana terjadi banyak fitnah, banyak kerusakan, sehingga saking dahsyatnya keadaan akhir zaman itu Nabi gambarkan pagi orang beriman sore sudah kufur.

Rasulullah SAW bersabda: Segeralah kamu untuk mengerjakan amal-amal yang soleh sebelum datang fitnah yang gelap seperti gelapnya malam yang gelap gulita. Kerusakan itu gelap, orang sudah nggak tahu mana haq mana batil. Orang yang paham dengan pemahaman yang benar maka prediksi-prediksi Rasulullah ini dijadikan pegangan agar dia tidak terkena fitnah.

Jadi kelompok orang beriman yang pertama ini dia hanya sebatas membicarakan saja tidak bisa mengaktualisasikan apalagi menangkap pesan dari Rasulullah untuk kemudian dia mengambil sikap berhati-hati dalam menghadapi fitnah, dia hanya sebatas membicarakan saja.

b) Kelompok yang menerima dalil-dalil tentang peristiwa hari kiamat tetapi mereka ini berlebihan dalam menerima masalah-masalah tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi tentang hari kiamat. Bahkan mereka terlalu bersemangat sampai-sampai dia menghilangkan sikap kritis, sikap selektif dalam menerima nash-nash, dalil hadis maupun ayat yang berbicara tentang ini. Mereka bahkan tidak jarang menggunakan Hadits-hadits lemah dan palsu untuk mendukung pemahaman kelompoknya.

Diantara nubuwah Rasulullah contohnya adalah peristiwa akan turunnya Imam Mahdi. Ada salah satu kelompok yang bersemangat dalam masalah ini, mereka menggunakan Hadits-hadits mereka sendiri sehingga mereka mengklaim Imam Mahdi yang muncul nanti adalah dari kelompok mereka, mereka ini adalah syiah. Dengan dalil-dalil yang ada pada mereka, Hadist yg mengatakan Imam Mahdi yang akan muncul itu mereka klaim itu dari kelompoknya mereka.

Mereka ini menerima berita nubuwwah dari Rasulullah tentang prediksi akhir zaman tetapi berlebih-lebihan, tidak selektif, bahkan mereka itu mengambil suatu hadits yang tidak jelas statusnya untuk membenarkan prinsip-prinsip yang mereka yakini dalam kelompoknya.

c) Kelompok yang mereka ini menerima masalah-masalah Nubuwah Rasulullah tentang peristiwa akhir zaman dengan kehati-hatian.

Mereka selektif melihat, tidak terlalu gerabah, berhati-hati mencari yang shohih dan menolak yang palsu dalam masalah masalah pemberitaan tentang hal hal yang berkenaan dengan masalah akhir zaman. Mereka menerima dan menyiapkan bekal sebagaimana Hadist Rasulullah serta mereka bisa menangkap pesan dari Hadits-Hadits itu yaitu menyiapkan bekal untuk memperbanyak amal sholeh.

2. Kelompok yang acuh tak acuh.
Yaitu mereka yang tidak mau ambil peduli terhadap masalah ini, dia tahu nash-nash itu, tapi bagi mereka membicarakan tentang peristiwa yang akan terjadi menjelang hari kiamat itu buang-buang waktu dan tidak sesuai dengan zaman kekinian. Mereka ini orangnya cuek, apatis, bahkan mereka mengganggap kalau kita membahas masalah itu maka kita akan dianggap mundur. Kelompok ini terbagi menjadi dua yaitu:

a) Dari orang orang yang intelek-intelektual, ilmuwan.
Mereka tahu tentang Hadits, tetapi ketika ada orang yang berbicara tentang masalah ini maka mereka mengatakan itu tidak perlu dibicarakan, alam ini sudah otomatis ada kodratnya, ada Allah yang mengatur dan itu bukan porsi kita untuk membicarakannya karena akan menghambat kemajuan. Dan mereka mau menerima kalau cocok dengan akalnya, tetapi kalau tidak masuk akal pasti akan ditolak, bahkan mereka ini terkesan meragukan.

b) Dari kalangan orang orang awam.
Mereka itu cuman tau rukun Iman dan rukun Islam, tentang masalah Imam Mahdi, masalah Dajjal, Ya’juj wa Ma’juj mereka hanya dengar dari orang saja. Pengetahuan hanya sebatas rukun Iman saja setelah itu selesai.

Tetapi hari ini yang terbanyak adalah kelompok yang kedua ini. Islamnya jauh daripada agama, kakinya nggak pernah ke masjid, telinganya nggak pernah dengar pengajian, dia paling tinggi hafal rukun Iman dan rukun Islam saja. Kelompok yang seperti inilah yang paling banyak hari ini, apalagi untuk mengetahui prediksi Rasulullah tentang Imam Mahdi, Nabi Isa, tentang kejayaan Islam, jadi terlalu jauh mereka untuk mengetahui.

3. Kelompok yang tidak beriman dengan masalah-masalah seperti ini.

Mereka sama sekali nggak percaya adanya hari kiamat, apalagi tanda-tanda kiamat itu sama sekali tidak ada di otak mereka. Kelompok ini adalah yang mendominasinya adalah orang-orang kafir, yang tidak menganut agama, paganisme, atheis, biasanya mereka ini terdiri dari orang orang yang pintar, orang-orang barat.

Download Mp3 Disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s