.::KAJIAN KE TIGAPULUH TUJUH: Riddah (Murtad)::.

Oleh: Ustadz Abdul Hakim.

Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan pembahasan kita tentang pembatal keislaman, dan sekarang memasuki pembatal keislaman yang ke empat yaitu Riddah (Murtad).

Riddah (Murtad) artinya adalah kembali ke belakang, tetapi makna sebagaimana yang dijelaskan oleh para ulama adalah kembali kafir setelah beriman. Perbuatannya disebut Riddah, dan pelakunya disebut Murtad.
Imam Nawawi Rahimahullah menjelaskan bahwa Riddah itu terbagi menjadi tiga bagian, di antaranya:

1. Riddah yang menyangkut ucapan.

2. Riddah yang menyangkut keyakinan.

3. Riddah yang menyangkut perbuatan.

Ini penting sekali untuk diketahui oleh kaum muslimin, karena selama ini kaum muslimin memahami murtad ini hanya sebatas pindah agama, yaitu dari Islam ke Kristen, Katholik, Hindu, Budha, dan yang lainnya. Seseorang yang melakukan pindah agama dari Islam menuju agama lainnya, maka dia itu melakukan perbuatan Riddah, dan pelakunya disebut Murtad.

1. Riddah yang menyangkut ucapan.

Ucapan apa sajakah yang tergolong dalam riddah dalam bentuk ucapan? Yaitu bilamana seseorang itu dengan kesadarannya dia menghina Allah dan Rasulnya. Dia orang Islam yang dengan kesadarannya serta tidak dipaksa kemudian menghina Allah dan Rasul, maka dia telah melakukan perbuatan riddah, dan orangnya disebut murtad, sehingga batal Islamnya.

Di zaman sekarang ini ada orang yang seperti itu, bahkan hari ini banyak orang yang mengaku Islam, tetapi dia mencaci Allah, mencaci Rasul, dan Islam, serta dia menjelek-jelekkannya dalam keaadaan sadar, maka orang ini murtad. Di dalam Islam pelaku murtad itu hukumnya dibunuh.

Imam Nawawi Rahimahullah mengatakan “Orang yang menghina Allah dan Rasulnya dengan sadar maka dia itu wajib untuk dibunuh”. Tetapi hari ini ada orang yang menghina Allah dan Rasulnya, padahal sudah jelas hukumannya, tetapi dia tidak dikenakan hukum syar’i.

Mestinya dia itu harus dibunuh, tetapi karena Negara ini bukan Negara Islam, tetapi negara pancasila, pluralisme, hukum Allah tidak berjalan, maka tidak bisa dikenakan hukuman. Sehingga pelaku murtad itu tidak jadi dihukum mati, Padahal dia sudah melecehkan dan menghina Islam.

2. Riddah yang menyangkut keyakinan.

Adalah seseorang yang dengan kesadarannya mengaku diri sebagai Nabi, maka orang tersebut murtad. Hari ini sudah ada orang yang mengaku diri sebagai Nabi, bahkan sudah banyak. Salah satunya adalah Ahmadiyah, yang dimana mereka mengaku memiliki seorang Nabi yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Oleh sebab itu seluruh ulama sepakat memfatwakan bahwa Ahmadiyah itu kafir.

Tuntutan umat Islam agar Ahmadiyah tidak mengaku sebagai Islam, tetapi dia tolak, mereka tetap mengaku Islam, tetapi mengaku memiliki Nabi serta kitab sendiri. Tetapi anehnya orang-orang yang seperti ini justru dilindungi oleh negeri ini. Kafir kata Allah dan Rasul, kafir kata Islam, tetapi kata penguasa, kata aturan yang berlaku di negeri ini itu tidak kafir. Maka hukum Allah dan Rasulnya menjadi batal, sehingga mereka itu lebih tinggi statusnya dari Allah dan Rasul.

Di zaman awal para sahabat orang yang mengaku diri sebagai Nabi itu banyak, tetapi yang paling terkenal adalah Musailamah. Setelah Rasul wafat maka sebahagian para sahabat menjadi murtad, dan oleh Abubakar orang-orang yang murtad ini diperangi, termasuk Musailamah.

Abubakar mengirim pasukan yang dikomandai oleh Khalid bin Walid, mereka memerangi orang-orang murtad yang dipimpin oleh Musailamah. Akhirnya Musailamah mati terbunuh ditangan seorang muslim yang tadinya tangannya berlumur dosa, dia adalah Wahsyi.

3. Riddah yang menyangkut perbuatan.

Apabila seseorang sujud kepada patung atau berhala atau dengan sadar dia mengagungkan patung atau berhala, atau orang yang mendustakan Al-Qur’an, melempar, meludahi, dan menginjak Al Qur’an. Di zaman kita ini sudah banyak macamnya, ada yang hina Nabi, menghina Allah, dan juga sudah banyak yang menghina Al Qur’an, padahal Qur’an itu adalah sesuatu yang suci, maka hati-hati kita memperlakukannya.

Download Mp3 Disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s