.::KAJIAN KE TIGAPULUH TIGA: Pembatal Syahadat 4::.

Oleh: Ustadz Abdul Hakim.

Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan pembahasan kita tentang Pembatal Keislaman. Dan sekarang kita akan memasuki pembahasan tentang Pembatal Keislaman yang kedua yaitu Kekafiran. Kafir ini dibagi menjadi dua yaitu Kufur Akbar dan Kufur Ashgor. Kufur Akbar dibagi menjadi lima, diantaranya adalah:
1. Kufur Takjib.
2. Kufur Iba wal istikbar
3. Kufur I’rad
4. Kufur syak
5. Kufur Nifak

Sekarang kita akan membahas tentang kufur Akbar yang ketiga.

3. Kufur I’rad
I’rad artinya berpaling, dalam penjelasannya kufur I’rad ini dia sama sekali tidak mau tahu, betul-betul berpaling dari Allah SWT.

Allah SWT berfirman di dalam surat As-Sajadah ayat 22:

Artinya:
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling daripadanya? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.

Dalam pembahasan ini dalil yang dicontohkan oleh para ulama adalah tentang Bani Abunayain, adalah merupakan salah satu suku yang ketika di dakwahkan oleh Rasul dimana kepala suku itu menjawab “Sesungguhnya engkau Muhammad, jika engkau benar dengan apa yang engkau sampaikan ini maka engkau terlalu agung dimata kami untuk kami membantahnya. Tetapi jika engkau berdusta terhadap apa yang engkau sampaikan ini, maka engkau terlalu hina dalam pandangan kami untuk kami bercakap-cakap denganmu”.

Pada prinsipnya mereka tidak membenarkan dan juga tidak menolak. Alhasil dia dengan kebenaran yang disampaikan itu mereka beranggapan pokoknya kalau benar ya benar, tetapi kalau salah ya sudah salah, tidak ada pengaruh dalan dirinya, itulah prinsipnya mereka. Itulah yang disebut kufur I’rad, yaitu berpaling dari Allah ketika ayat-ayat sudah disampaikan.

4. Kufur Syak
Adalah dia meragukan apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW, sementara ketika Muhammad belum diangkat menjadi Rasul, itu mereka sendiri yang memberikan gelar Al-Amin, tetapi ketika Rasul membawa risalah ini dan menyampaikan ayat-ayat Allah, maka mereka ragu terhadap Rasulullah, benar apa tidak ya?

Pada hari ini banyak orang-orang seperti ini, kadang-kadang orang dia sudah tahu kebenaran, tetapi dia mengambil ilmu-ilmu dari barat. Sekarang ini banyak orang dapat gelar yang tinggi pada bidang ilmu Islam, tetapi gelar dari Barat, Kanada, Toronto, Tel Aviv, pulang dari sana menebarkan paham-paham yang meragukan. Bahkan tidak sekedar itu, malah sudah berani mengutak-atik syariat. Mereka mengatakan ini kayaknya sudah tidak benar hukum waris ini, tidak cocok denan konteks kekinian. Inilah yang disebut meragu-ragukan, merancukan pemikiran, dan inilah yang paling banyak berhasil.

Akibat keluar dari mulut-mulut orang-orang yang hari ini gelar itu menjadi sesuatu yang hebat, tetapi tidak dengan Rasul, apa gelarnya Rasul? Ummi (buta huruf). Tetapi orang-orang sekarang tertipu dengan gelar-gelar, kemudian mereka membawa paham-paham yang merancukan pemikiran Islam lalu diwas-waskan, dan akhirnya tidak sedikit orang yang termakan.

Dan di negeri kita ini paham yang seperti ini mendapat dukungan bahkan mendapatkan kucuran dana, sampai-sampai salah satu tokohnya itu sudah berani menggugat masalah jilbab. Ia mengataka jilbab itu tidak usah dipaksakan, terserah orang mau pakai atau tidak, bahkan sudah sampai pada tahap meragukan syariat. Karena yang berbicara ini adalah orang yang mempunyai gelar, bukan dia sendiri saja yang ragu, tetapi jusru meragu-ragukan orang banyak (sesat dan menyesatkan), inilah yang disebut kufur syak.

5. Kufur Nifak
Nifak adalah munafik, pengertian munafik secara istilah adalah menampakkan keislaman dengan lahirnya tetapi menyembunikan kekafiran di dalam hati. Inilah yang disebut munafik yang sebenar-benarnya.
Allah SWT befirman di dalam surat Al-Baqarah ayat 8-15:

Artinya:
Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian, padahal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, Padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.

Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. mereka menjawab: “Sesungguhnya Kami orang-orang yang Mengadakan perbaikan.” Ingatlah, Sesungguhnya mereka Itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. Apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman.” mereka menjawab: “Akan berimankah Kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu. Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya Kami sependirian dengan kamu, Kami hanyalah berolok-olok.” Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.

Ayat ini turun berkenaan dengan gembong munafik yaitu Abdullah bin Ubay. Ketika Rasululhah hijrah ke Madinah ternyata Islam itu mendapat sambutan yang luar biasa, sementara saat itu di Madinah sendiri terdapat tiga komunitas, yaitu ada orang Arab paganisme (terdiri dari suku Aus dan Hajraj), orang yahudi, dan juga ada orang Nasrani. setelah Islam masuk dan di dakwahkan, maka akhirnya Islam menjadi berkembang pesat.

Ayat ini turun setelah Rasul sudah hijrah. Kemudian dua suku yang besar ini kedua-duanya saling berperang, dan dari keduanya ini memihak kepada salah satu dari suku Yahudi, ada yang menjadi sekutunya Bani Nadzir dan ada pula yang menjadi sekutunya Bani Khuzairoh.

Ketika Rasul hijrah, pada saat itu bertepatan dengan orang-orang di Madinah sedang mengangkat pemimpin yang baru yaitu Abdullah bin Ubay. Ketika Rasul sudah di Madinah beliau mendapat sambutan yang baik, bahkan orang Yahudi pun banyak yang masuk Islam. Bahkan Abdullah bin Salam yang merupakan tokoh Yahudi pun ikut masuk Islam, sedangkan orang-orang suku Aus dan Hajraj juga berbondong-bondong untuk masuk Islam.

Maka ketika itu Abdullah bin Ubay dan pengikutnya merasa mendapat ancaman. Untuk bisa menguasai Madinah akhirnya mereka pura-pura masuk Islam dalam rangka untuk menghancukan Islam. Maka masuk Islamlah Abdullah bin Ubay dengan sekian banyak pengikutnya. Tetapi begitu mereka mengutarakan diri masuk Islam maka turunlah ayat ini, kemudian tahulah Rasulullah bahwa Abdullah bin Ubay dan gembongnya ini adalah sebenarnya kafir, dan mereka inilah yang dinamakan dengan munafik.

Apa tujuannya? Adalah mencari momen-momen untuk sekali waktu bisa melemahkan Islam, terutama bagaimana caranya untuk membenturkan antara kaum Muhajir dan kaum Anshor, dan juga mencari waktu bagaimana caranya agar orang Yahudi bisa memusuhi Rasul. Coba kalau kita buka siroh maka kita akan melihat Rasul paling tidak tiga kali mengalami percobaan pembunuhan dari orang Yahudi di Madinah. Ini adalah akibat provokasi orang-orang munafik.

Kemudian suatu waktu Rasul pura-pura diundang kerumah orang Yahudi, tahu-tahu mereka sudah menyiapkan sebuah batu besar di atas untuk ditimpakan kepada Rasul. Akhirnya datang malaikat Jibril untuk memberitahu, wahai Muhammad kamu cepat beranjak dari tempat dudukmu ini karena kamu akan ditimpakan batu besar. Akhirnya Rasul berdiri dan keluar sehingga membuat orang-orang yahudi kaget dan mengatakan kok Muhammad bisa tahu?

Itu adalah cara-cara yang dianggap paling aman oleh orang-orang Yahudi saat itu, dan terbukti mereka dengan mudah melakukan makar-makar jahat terhadap Rasul tetapi selalu ketahuan. Bahkan mereka tidak segan-segan untuk meyakinkan Rasul dengan membangun sebuah masjid, padahal Rasul sudah tahu semuanya. Dan pada saat itu tidak ada sahabat yang tahu kecuali satu orang yaitu Khudzaifah ibnu Yaman.

Abdullah bin Ubay dengan sekian banyak pengikutnya itu sudah masuk dalam daftar munafikin di dalam buku catatan Rasul, dan hanya Khudzaifah yang diberitahu. Maka Khudzaifah ini gelarnya adalah pemegang rahasia Rasul tentang orang-orang munafik.

Pernah pada suatu hari Umar bin Khatab datang kepada Khudzaifah ibnu Yaman, ia gundah hatinya, kemudian menanyakan Demi Allah coba kamu beritahukan tentang Umar ini, apakah ada namaku yang disebut oleh Rasul sebagai orang Munafik? Kemudian Khudzaifah menjawab tidak, engkau tidak termasuk didalamnya.

Di zaman kita ini politik seperti ini ada, dan inilah politik yang telah ditempuh oleh orang Belanda ketika tidak mampu mengalahkan kaum muslimin di Aceh. Daerah-daerah lain sudah dijajah oleh belanda sampai mereka berhasil menaklukannya, tetapi tiga kali pasukan elit Belanda yang bernama marsose gagal untuk mengalahkan orang Aceh, dan sampai akhirnya dipikirkan bagaimana caranya utnuk bisa mengalahkannya.

Karena orang Aceh ini kuat memegang Islam, akhirnya ditemukanlah caranya yaitu pendekaan dengan Islam. Maka diutuslah salah seorang yang jenius pemikirannya dari Belanda yaitu Dr. Christian Sunargronjo yang disekolahkan di Makkah selama 23 tahun.

Setelah pulang dia sudah menjadi kyia, pelihara jenggot, pakai jubah, bicara Qur’an dan hadits, tetapi dia lemahkan Islam dari dalam. Orang Aceh dibikin menjadi zumud (lemah), sehingga tidak mau lagi menjadi orang yang membicarakan tentang Islam itu kedepannya bagaimana, yang penting harus banyak dzikir, banyak shalat, jangan berpikir tentang dunia, dan akhirnya apa yang terjadi? Dunia dipegang oleh mereka dengan menebarkan hadits-hadits lemah dan palsu, itulah pekerjaannya mereka.

Tetapi pekerjaan itu bukan hanya dulu saja, sekarangpun seperti itu. Mereka disekolahkan di Makkah, dibiayai, kemudian setelah pulang jadi kadernya mereka dan diterjunkan ditengah aktivis Islam. Jadi hati-hati karena jurus-jurus lama dipakai lagi di zaman kita ini. Inilah generasi Abdullah bin Ubay, mereka menampakkan Islam melalui dhohirnya tetapi pada hakikatnya mereka itu kafir, inilah yang disebut kufur Nifak.

Download Mp3 Disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s